Senin, 19 September 2011

MAU SUKSES.....JANGAN TAKUT!!JANGAN MENYERAH...KEEP YOUR SMILE...

Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba
itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil ( Mario teguh )
Sepenggal kata mutiara dari Mario Teguh diatas, memberikan gambaran bahwa keberhasilan yang sebenarnya dapat diperoleh saat kita mencoba untuk menemukan keberhasilan tersebut. Karena dalam setiap proses kehidupan yang kita alami, selalu terdapat pembelajaran baru yang akan meningkatkan potensi diri kita.
Terkadang dalam menjalani hidup, tak jarang kita mengalami kejenuhan, kegagalan, maupun kekecewaan yang dapat menyebabkan seseorang tidak memiliki semangat lagi untuk menjalani hidupnya. Rasa putus asa dan tidak memiliki harapan lagi, menjadi kebiasan buruk bagi orang yang mengalami kegagalan. Sebaiknya Anda mulai menyadari bahwa kebudayaan tersebut hanya akan menghancurkan diri Anda sendiri. Karena kegagalan yang Anda alami adalah hasil perbuatan Anda sendiri. Untuk itu Anda juga harus bertanggungjawab atas kegagalan yang Anda alami, dengan membangkitkan kembali motivasi hidup Anda.
Pembelajaran besar tentang motivasi dapat kita peroleh dari kisah Thomas Alfa Edison saat beliau berusaha menciptakan sebuah lampu pijar. Thomas Alfa Edison yang dulunya dianggap bodoh oleh gurunya hingga dikeluarkan dari sekolah, ternyata tidak menyerah dengan keadaannya saat itu. Tanpa pendidikan di sekolah, Thomas kecil tetap belajar secara otodidak di rumah dengan bantuan buku – buku serta laboratorium kecil yang sengaja dibuatkan oleh ibunya.
Dari sanalah beliau mulai melakukan percobaan untuk menciptakan lampu pijar. Beribu – ribu kegagalan beliau alami sebelum akhirnya pada percobaannya yang ke 9.999 beliau berhasil menciptakan lampu pijar yang benar – benar bisa menyala dengan terang. Saat ditanya tentang kegagalan yang dialaminya hingga ribuan kali, Ia hanya menjawab bahwa dirinya merasa tidak pernah gagal. Melainkan Ia baru saja menemukan ribuan cara baru, untuk membuat lampu tidak bisa menyala. Dia memandang ribuan kegagalan tersebut sebagai manfaat yang memberikan tambahan pengetahuan, khususnya mengenai cara agar lampu tidak dapat menyala.
Cara Thomas Alfa Edison menanggapi kegagalannya, dapat memberikan inspirasi bagi kita bahwa dibalik semua kegagalan tersimpan pembelajaran besar yang bermanfaat untuk diri kita. Bayangkan bila saat itu Thomas Alfa Edison menyerah pada percobaannya yang ke 9.998, mungkin sampai saat ini kita tidak akan mengenal adanya lampu pijar. Oleh karena itu ciptakan kekuatan untuk selalu memotivasi diri Anda, terus mencoba dan berproses. Karena dengan berproses, Anda baru saja menemukan cara baru untuk meraih kesuksesan Anda.
Semoga dengan kisah sukses Thomas Alfa Edison dapat memberikan inspirasi bagi Anda guna meningkatkan motivasi hidup untuk sebuah kesuksesan yang ingin Anda raih. Salam sukses anak anak Qu...Lanjutkan perjuangan kalian..

SIMULASI SISTEM

Simulasi merupakan teknik atau cara penyelesaian persoalan
melalui pengolahan data operasi sistem imitasi untuk memperoleh
data output penyelidikan atau percobaan penelitian sebagai bahan
solusi persoalan ataupun sebagai bahan masukan dalam rangka
pengembangan dan perbaikan struktur dan operasi sistem ril.
Penggunaan sistem maya sebagai imitasi dari suatu sistem ril
dapat memberikan keleluasaan dan kemudahan dalam melakukan
penyelidikan dan percobaan penelitian dalam rangka penyelesaian
persoalan. Simulasi dapat dirancang untuk menghasilkan output
mengenai kemampuan dan kehandalan sistem serta karakteristik
dan keadaan sistem sebagai masukan dalam rangka pengkajian
pengembangan sistem dan optimasi hasil operasi sistem. Simulasi
dapat diterapkan untuk menggantikan dan mewakili pelaksanaan
penyelidikan dan percobaan penelitian ril yang dihadapkan dengan
masalah ongkos yang mahal, resiko fatal, waktu yang terbatas dan
sarana yang tidak memadai.
Kelebihan simulasi pada penyelesaian persoalan terletak pada
pemodelan dan analisis yang disesuaikan dengan bentuk persoalan
serta tujuan penyelesaian persoalan, terutama persoalan rumit
yang tidak layak diselesaikan dengan menggunakan metode dan
model analitik. Simulasi dapat berfungsi lebih efektip dengan
membedah persoalan secara terbuka, berbeda dengan penggunaan
metode yang memerlukan perumusan persoalan yang disesuaikan.
Dengan pendekatan sistem, simulasi dapat dirancang untuk
menghadirkan sistem dalam bentuk operasi maya sehingga dengan
pengoperasian sistem dapat diperoleh gambaran mengenai keadaan
sistem dan karakteristik operasional sistem. Dengan menggunakan
model yang sesuai dan prosedur pengoperasian sistem maya yang
valid, simulasi dapat memberikan hasil operasi sistem maya yang
sesuai dengan hasil operasi sistem ril yang diimitasi.
Dengan dasar pemodelan sistem dan operasi sistem ril, teknik
simulasi dapat digunakan untuk penyelesaian beragam persoalan
yang menyangkut dengan sistem dan operasi sistem. Simulasi
dapat diaplikasikan dengan menggunakan prosedur pengoperasian
sistem yang secara khusus disusun untuk tujuan penyelesaian
persoalan yang dihadapi. Prosedur perlu disusun berdasarkan
pemodelan dan analisis sistem karena simulasi tidak menyediakan
prosedur-prosedur yang diperlukan untuk berbagai bentuk
persoalan sistem yang beragam di berbagai bidang.

Simulasi berlangsung dalam bentuk pengolahan data operasi
sistem imitasi. Simulasi pada umumnya berlangsung dalam bentuk
rangkaian operasi dengan iterasi kalkulasi dalam jumlah ulangan
yang relatip besar sehingga simulasi layak dan efektip dilakukan
dengan menggunakan komputer dan program simulasi. Untuk itu
prosedur pengoperasian sistem maya dalam bentuk program atau
dalam bentuk aplikasi haruslah disediakan. Dengan menggunakan
program atau perangkat lunak aplikasi, simulasi berlangsung
dalam waktu yang relatip singkat dengan presisi hasil pengolahan
data yang relatip tinggi.
Pada penggunaan komputer sebagai perangkat pengolah data
simulasi, pemakai umumnya dapat menggunakan perangkat lunak
simulasi siap pakai. Namun cara ini haruslah didukung dengan
pengenalan sistem perangkat lunak dan cara-cara penggunaannya.
Cara lainnya adalah dengan penyusunan dan penggunaan program
atau worksheet aplikasi simulasi yang dirancang untuk persoalan
yang dihadapi. Dengan cara ini simulasi umumnya lebih efektip
dan bermanfaat karena penyusunan program berdasarkan
pemodelan sistem dan operasi sistem memberikan peluang untuk
melakukan koreksi dan perbaikan atas model dan program
simulasi. Pemakai juga dapat mengikuti jalannya pengolahan data
operasi sistem serta mengecek kesalahan atau penyimpangan yang
terjadi. Hal ini tidak mudah diperoleh pada penggunaan perangkat
lunak simulasi yang dirancang dengan sistem yang tidak terbuka
untuk dimodifikasi.
Penyusunan program dan worksheet aplikasi simulasi sangat
memerlukan pemahanan dan penguasaan teknik simulasi. Untuk
itu maka materi yang disajikan dalam buku ini disusun untuk
memberikan pemahaman tentang konsep dan prinsip simulasi
serta tahapan-tahapan pelaksanaan simulasi yaitu observasi,
analisis, pengujian, pemodelan, penyusunan prosedur, verifikasi
model dan program simulasi, serta validasi program dan hasil
simulasi. Contoh aplikasi simulasi disajikan dalam bentuk-bentuk
umum simulasi dan dalam bentuk-bentuk khusus untuk
penyelesaian persoalan sistem. Worksheet aplikasi simulasi dalam
buku ini disajikan untuk persoalan sistem antrian dan persoalan
sistem persediaan. Contoh-contoh aplikasi ini diharapkan dapat
menumbuhkan penguasaan atas penggunaan teknik simulasi.