OSI itu apa c???
Kalau yang d maksud adalah OSI - Open System Interconnection.dalam Jaringan Komputer merupakan sebuah model logika terstruktur, yang menggambar kan bagaimana suatu proses komunikasi data berinteraksi dalam suatu jaringan. Dan model ini di buat untuk perkembangan industri komputer, agar dapat berkomunikasi secara efisien dalam suatu jaringan. Istilah Model OSI ini di ciptakan oleh ISO, atau kepanjangan dari International Organization for Standardization atau dalam bahasa Indonesia nya Organisasi Internasional untuk Standardisasi yaitu sebuah badan penetap standar internasional yang terdiri dari wakil-wakil dari badan standar nasional setiap negara.
Model Layer nya seperti ini
x
Dimulai dari yang paling dasar ya itu Layer Physical , Data Link, Network, Transport, Session, Presentation dan Layer paling tinggi adalah Layer Application.
3 bagian teratas kita sebut dengan Upper Layers:
Session, Presentation, Application
Bagian ini konsentrasi pada bagian pengguna atau user
Sedang kan bagian lain nya kita sebut dengan Lower Layer :
Physical , Data Link, Network, Transport
Sedangkan bagian ini yang berkonsentrasi pada jaringan actual nya.
Setiap layer memiliki fungsi dan tanggung jawab khusus pada saat terjadi Komunikasi Data dalam suatu jaringan.
Dalam masing – masing layer akan terjadi pertukaran protocol.
Sekarang apa lagi yang di maksud dengan protocol?
Pengertian sederhana nya protocol itu adalah prosedur dan peraturan-peraturan yang mengatur operasi dari peralatan komunikasi data.
Intinya Model OSI ini dibuat dalam konsep Modular(bongkar pasang) ini untuk memudah kan pertukaran data yang terjadi dalam suatu jaringan, saat data yang dikirim kan dari 1 terminal ke terminal yang lain dengan kondisi hardware yang berbeda dengan requirement berbeda-beda. Dengan ada nya model OSI ini masng – masing terminal akan menyesuaikan sesuai paket – paket yang di bungkus dalam layer OSInya masing – masing.
Contoh nya seperti pengiriman barang yang kita kirim kan lewat Tiki atau pengiriman lain nya.
Ada orang tertentu sebagai customer perduli terhadap kendaraan yang di gunakan saat pengiriman barang dilakukan , ada juga yang tidak perduli yang penting barang sampai d kota tujuan dengan tepat dan selamat.
Saat kita ingin mengirim paket untuk si A dengan alamat yang spesifik kesebuah tempat pengiriman barang, yang kita tau mereka menjanjikan paket itu sampai 2 hari pengiriman. Kita tidak mau tau barang tersebut di kirim dengan menggunakan pesawat, kapal, atau truk.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut "session".
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika "end-to-end" antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket
Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan "hardware" kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error.
Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem.
Tambahan sedikit,
BalasHapusDahulu, komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah sangat sulit dilakukan, karena mereka mengunakan protokol dan format data yang berbeda-beda. Sehingga International Standards Organization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI), model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.
"Open" dalam OSI
Menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard.
Dody Alfian
0831085